Penjualan Mobil di Pameran GAIKINDO 2025 Tembus 60 Ribu Unit

Penjualan Mobil di Pameran GAIKINDO 2025 Tembus 60 Ribu Unit

LACI BERITA – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) secara resmi merilis laporan performa rangkaian pameran otomotif sepanjang tahun 2025. Meski pasar otomotif nasional secara umum menghadapi tekanan yang cukup berat, sektor pameran justru menjadi titik terang. GAIKINDO mencatatkan total penjualan kendaraan dalam seluruh rangkaian pamerannya mencapai lebih dari 60.000 unit, sebuah angka yang melampaui capaian tahun sebelumnya.

Ketua Umum GAIKINDO, Yohanes Nangoi, menyatakan bahwa keberhasilan ini membuktikan pameran otomotif masih menjadi instrumen paling efektif untuk menjaga gairah pasar dan menarik minat beli masyarakat. Angka 60 ribu unit ini mencakup akumulasi dari berbagai pameran berskala internasional dan regional yang digelar sepanjang tahun, mulai dari ajang unggulan GIIAS hingga GJAW.

Peningkatan Signifikan di Tengah Koreksi Pasar

Capaian 60 ribu unit ini menandakan pertumbuhan sekitar 14 persen dibandingkan hasil pameran sepanjang tahun 2024 yang tercatat di angka 50 ribu unit. Peningkatan ini dianggap sangat krusial mengingat kondisi pasar retail dan wholesales nasional sebenarnya sedang mengalami kontraksi.

Hingga November 2025, data menunjukkan penjualan mobil nasional secara kumulatif turun sekitar 9,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Pameran menjadi penolong. Saat pasar secara umum lesu, transaksi justru terkonsentrasi di ajang pameran karena adanya program promosi yang masif dan peluncuran model-model baru yang menarik perhatian konsumen,” jelas Nangoi dalam keterangan resminya pada Senin (29/12).

Strategi Jualan Masif di GJAW 2025

Salah satu kontributor terbesar dalam lonjakan angka ini adalah gelaran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 yang berlangsung pada akhir November hingga awal Desember. Berbeda dengan GIIAS yang lebih berfokus pada pengenalan teknologi dan mobil konsep, GJAW dirancang khusus sebagai ajang pendorong transaksi akhir tahun.

Ketua Penyelenggara Pameran, Rizwan Alamsjah, mengungkapkan bahwa GJAW 2025 saja berhasil membukukan penjualan lebih dari 14.000 unit kendaraan. Angka tersebut melonjak lebih dari 20 persen dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

“Animo pengunjung sangat luar biasa. Tercatat ada lebih dari 145 ribu pengunjung yang hadir di GJAW tahun ini. Kehadiran merek-merek baru serta dominasi kendaraan listrik (EV) dan Hybrid (HEV) menjadi daya tarik utama yang memicu transaksi di tempat,” kata Rizwan.

Dominasi Kendaraan Listrik dan Hybrid

Tahun 2025 juga menandai pergeseran preferensi konsumen Indonesia. Dalam laporan GAIKINDO, porsi kendaraan elektrifikasi (EV dan Hybrid) mengalami peningkatan komposisi yang signifikan dalam total Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

Merek-merek seperti Toyota, melalui model Kijang Innova Zenix HEV, masih mendominasi pasar elektrifikasi. Namun, agresivitas pabrikan asal China seperti BYD, Chery, dan pendatang baru lainnya juga memberikan dampak besar. BYD bahkan sempat masuk dalam tiga besar merek terlaris pada bulan November 2025, menggeser beberapa pemain lama. Hal ini menunjukkan bahwa pameran otomotif telah sukses menjadi jembatan edukasi teknologi baru kepada konsumen.

Revisi Target dan Optimisme 2026

Meskipun pameran mencatat hasil positif, GAIKINDO tetap bersikap realistis terhadap kondisi pasar secara keseluruhan. Akibat tantangan daya beli dan kondisi makroekonomi, GAIKINDO telah merevisi target penjualan mobil nasional tahun 2025 dari semula 900.000 unit menjadi 780.000 unit.

Realisasi penjualan hingga November 2025 yang menyentuh angka 710.084 unit membuat target revisi tersebut dianggap cukup masuk akal untuk dicapai pada penutupan tahun.

“Kami berharap tren positif dari pameran ini terbawa hingga ke awal tahun 2026. Fokus industri ke depan adalah terus menghadirkan kendaraan yang sesuai dengan daya beli masyarakat namun tetap mengusung teknologi ramah lingkungan,” tambah Jongkie Sugiarto, Ketua I GAIKINDO.

Daftar Pameran Pendongkrak Penjualan 2025

Kesuksesan angka 60 ribu unit ini merupakan hasil kerja keras dari enam rangkaian pameran besar yang diselenggarakan di berbagai kota, antara lain:

  1. GIIAS BSD City (Tangerang): Pusat peluncuran model global.
  2. GIIAS Surabaya: Motor penggerak pasar Jawa Timur.
  3. GIIAS Semarang: Memperkuat pasar Jawa Tengah.
  4. GIIAS Bandung: Fokus pada gaya hidup otomotif Jawa Barat.
  5. GIIAS Makassar: Gerbang otomotif wilayah Indonesia Timur.
  6. GJAW (Jakarta Auto Week): Puncak transaksi otomotif nasional di akhir tahun.

Dengan pencapaian ini, GAIKINDO berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pameran di tahun-tahun mendatang guna memastikan distribusi pertumbuhan industri otomotif tidak hanya terpusat di Jakarta, tetapi merata ke seluruh Indonesia.

Back To Top