Banjir Bandang, Akses Jalan ke Bukittinggi Terputus

Banjir Bandang, Akses Jalan ke Bukittinggi Terputus

LACI BERITA – Terjadi banjir bandang (galodo) hebat di kawasan Padang Panjang, Sumatera Barat tepatnya di area Jembatan Kembar Silaing, Kelurahan Silaing Bawah. Arus deras membawa material berupa batu besar, tanah, lumpur, dan kayu gelondongan yang menimbun jembatan dan badan jalan sehingga akses utama jalur ‎Jalan Nasional Padang–Bukittinggi lumpuh total.

Menurut laporan polisi setempat, penutupan terjadi sekitar tengah hari (sekitar pukul 12.00 WIB) setelah material banjir menutup jalan secara menyeluruh. Penutupan jalan berdampak besar terhadap mobilitas warga tidak ada kendaraan yang bisa melewati jalur tersebut dari dua arah.

Bagi warga yang hendak ke Bukittinggi atau dari Bukittinggi ke Padang/Panjang, jalur utama saat ini sama sekali tidak bisa dilewati. Selain itu, laporan menyebutkan ada korban luka dan kemungkinan warga hilang akibat peristiwa ini.

Respons & Penanganan: Upaya Evakuasi & Koordinasi Darurat

Tim gabungan melibatkan polisi, aparat keamanan, badan penanggulangan bencana (BPBD), TNI, Dinas Perhubungan, dan tim penyelamat sudah dikerahkan ke lokasi untuk evakuasi warga terdampak dan pembersihan material banjir. Polisi mengimbau masyarakat untuk mencari jalur alternatif hingga kondisi jalan pulih dan aman kembali dilalui.

Cuaca Ekstrem dan Status Darurat

Peristiwa ini terjadi di tengah musim hujan dan cuaca ekstrem yang melanda sebagian wilayah Provinsi Sumatera Barat. Pemerintah provinsi telah menetapkan status tanggap darurat bencana sejak 25 November 2025 hingga 8 Desember 2025, sebagai respon terhadap gelombang banjir, longsor, dan angin kencang di banyak daerah.

Kondisi atmosfer dipicu oleh pola cuaca dan dinamika iklim yang meningkatkan potensi hujan deras mengakibatkan sungai meluap, tanah longsor, dan risiko galodo seperti yang terjadi di Padang Panjang.

Imbauan & Saran untuk Warga Siaga dan Hindari Jalur Terbatas

Warga yang hendak melakukan perjalanan antara Padang, Padang Panjang, dan Bukittinggi dianjurkan untuk sementara menggunakan jalur alternatif hindari melewati jalan via Jembatan Kembar / Lembah Anai.

Waspadai potensi hujan deras dan galodo di daerah rawan seperti lembah, punggungan, atau lereng bukit terutama kalau sudah ada peringatan cuaca ekstrem dari instansi terkait. Hindari area terdampak untuk sementara, dan prioritaskan keselamatan jika mendengar himbauan evakuasi dari pihak berwenang, segera ikuti.

Dampak Serius, Pemulihan Prioritas Utama

Peristiwa banjir bandang di Padang Panjang tengah menjadi bencana serius yang memutus jalur vital antara Padang/Panjang dan Bukittinggi. Infrastruktur jembatan dan jalan nasional tertimbun material, memaksa penutupan total akses. Warga terdampak, mobilitas terhenti, dan korban serta kerugian material dilaporkan.

Upaya evakuasi dan pembersihan sudah dilakukan, tapi pemulihan dan pembukaan kembali akses memerlukan waktu dan kondisi aman terlebih dahulu. Di tengah cuaca ekstrem dan potensi hujan terus berlangsung, kewaspadaan masyarakat serta kepatuhan terhadap himbauan darurat menjadi kunci untuk menghindari kerugian lebih lanjut.

Back To Top