Cara Praktis Skrining Kesehatan Gratis BPJS 2026 Lewat HP

Cara Praktis Skrining Kesehatan Gratis BPJS 2026 Lewat HP

LACI BERITA – Memasuki awal tahun 2026, kesadaran akan kesehatan preventif menjadi fokus utama Pemerintah melalui BPJS Kesehatan. Salah satu program unggulan yang kini menjadi syarat wajib bagi peserta sebelum berobat ke Puskesmas atau Klinik adalah Skrining Riwayat Kesehatan. Menariknya, layanan ini sepenuhnya gratis dan bisa dilakukan hanya dalam genggaman melalui aplikasi Mobile JKN.

Layanan skrining ini bertujuan untuk mendeteksi dini risiko 14 jenis penyakit tidak menular (PTM) yang sering kali tidak disadari gejalanya pada tahap awal, seperti diabetes melitus, hipertensi, jantung koroner, hingga risiko kanker serviks. Dengan melakukan skrining lebih awal, peserta dapat mengambil langkah pencegahan sebelum kondisi kesehatan memburuk.

Mengapa Skrining Menjadi Wajib di Tahun 2026?

Mulai 1 Januari 2026, BPJS Kesehatan mengintegrasikan hasil skrining ke dalam sistem pendaftaran di FKTP. Hal ini dilakukan agar dokter memiliki data awal mengenai profil risiko pasien. Jika hasil skrining menunjukkan risiko “Sedang” atau “Tinggi”, sistem akan secara otomatis mengarahkan peserta untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan, seperti tes gula darah atau tekanan darah secara gratis di faskes terdaftar.

Cara Akses Skrining via Aplikasi Mobile JKN

Metode melalui aplikasi Mobile JKN adalah cara yang paling direkomendasikan karena data akan langsung tersimpan secara permanen dalam profil kesehatan digital Anda. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Unduh & Login: Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Mobile JKN (tersedia di Play Store dan App Store). Login menggunakan NIK atau nomor kartu BPJS serta kata sandi Anda.
  2. Pilih Menu Skrining: Di halaman utama, cari dan klik menu “Skrining Riwayat Kesehatan”. Jika tidak muncul, klik menu “Lainnya” terlebih dahulu.
  3. Pilih Nama Peserta: Anda bisa melakukan skrining untuk diri sendiri maupun anggota keluarga yang terdaftar dalam satu Kartu Keluarga (KK).
  4. Isi Data Fisik: Masukkan data terbaru mengenai berat badan, tinggi badan, tingkat pendidikan, dan nomor telepon aktif.
  5. Jawab Pertanyaan: Anda akan diminta menjawab sekitar 16 hingga 40 pertanyaan (tergantung profil risiko) mengenai kebiasaan hidup, pola makan, aktivitas fisik, serta riwayat penyakit keluarga.
  6. Lihat Hasil: Setelah mengklik “Simpan”, hasil skrining akan langsung muncul saat itu juga.

Alternatif Akses Lainnya

Bagi peserta yang mengalami kendala memori ponsel penuh atau kesulitan menggunakan aplikasi, BPJS Kesehatan menyediakan dua jalur alternatif resmi:

  • Melalui Website Resmi: Akses langsung ke laman webskrining.bpjs-kesehatan.go.id. Anda hanya perlu menyiapkan nomor kartu BPJS dan tanggal lahir.
  • Melalui Chatbot CHIKA: Anda bisa menghubungi asisten virtual BPJS Kesehatan melalui WhatsApp di nomor 0811-8750-400. Ketik “Skrining Kesehatan” dan ikuti instruksi yang diberikan oleh bot.

Memahami Hasil Skrining

Setelah mengisi kuesioner, sistem akan memberikan tiga kategori hasil:

  • Risiko Rendah: Anda cukup menjaga pola hidup sehat dan melakukan skrining ulang tahun depan.
  • Risiko Sedang: Anda disarankan melakukan konsultasi dengan dokter di FKTP untuk evaluasi gaya hidup.
  • Risiko Tinggi: Anda sangat dianjurkan untuk segera mendatangi FKTP terdaftar guna mendapatkan pemeriksaan diagnostik lanjutan (gratis) untuk memastikan kondisi kesehatan Anda.

Manfaat Nyata bagi Peserta

Program ini bukan sekadar formalitas administratif. Dengan memanfaatkan skrining gratis ini, peserta bisa menghemat biaya pemeriksaan laboratorium yang jika dilakukan secara mandiri bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Selain itu, deteksi dini secara signifikan meningkatkan peluang kesembuhan dan mencegah komplikasi serius seperti stroke atau gagal ginjal.

Pihak BPJS Kesehatan mengimbau agar masyarakat melakukan skrining ini di awal tahun atau saat sedang sehat, agar saat membutuhkan layanan medis di kemudian hari, proses administrasi di faskes sudah terpenuhi dan berjalan lancar.

Back To Top