Laci Berita – Pameran otomotif tahunan GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 siap kembali digelar pada 21–30 November 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Kabupaten Tangerang Selatan.
Hadir dengan area yang lebih luas dan jumlah peserta lebih lengkap dibanding penyelenggaraan sebelumnya, pameran ini diproyeksikan menjadi salah satu ajang otomotif terbesar di penghujung tahun.
GJAW 2025 merupakan pameran yang diinisiasi oleh GAIKINDO dengan dukungan penuh dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Tahun ini, GJAW kembali menampilkan inovasi otomotif terkini, teknologi baru, serta rangkaian program hiburan yang dapat dinikmati seluruh pengunjung selama sepuluh hari penyelenggaraan.
Ketua Harian sekaligus Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, menyampaikan GJAW 2025 dirancang untuk memberikan pengalaman otomotif yang menyeluruh bagi seluruh pengunjung.
“GJAW 2025 berkomitmen menjadi pameran otomotif paling lengkap, interaktif, dan menghibur di akhir tahun, menghadirkan pengalaman berbelanja kendaraan serta hiburan otomotif dalam satu tempat,” ujar Anton melalui keterangan resminya.
Peserta Berkembang, Merek Semakin Ragam
GJAW 2025 akan diikuti oleh lebih dari 80 brand otomotif, mencakup kendaraan penumpang, sepeda motor, karoseri, serta industri pendukung otomotif.
Di segmen mobil penumpang, merek-merek besar dari lokal hingga internasional akan hadir. Deretan brand seperti BAIC, BMW, BYD, Changan, Chery, Daihatsu, Denza, DFSK, Ford, GAC Aion, Geely, GWM, Honda, Jaecoo, Jeep, Jetour, Lepas, Lexus, Maxus, Mazda, Mercedes-Benz, MG, Mini, Mitsubishi, Polytron, Seres, Subaru, Suzuki, Toyota, VinFast, dan Wuling dipastikan meramaikan pameran.
Sementara itu, dari segmen roda dua, GJAW 2025 menghadirkan merek-merek seperti Aprilia, DIBAO, Indomobil E‑Motor, Moto Guzzi, Piaggio, Royal Enfield, Scomadi, dan Vespa.
Tak kalah menarik, GJAW juga menghadirkan dua karoseri nasional ternama, yaitu Adiputro dan Tentrem. Karoseri ini akan menampilkan karya bodi bus dan kendaraan komersial. Di samping itu, ada lebih dari 35 merek pendukung industri otomotif, termasuk suku cadang, audio, aksesoris, hingga gaya hidup otomotif ikut ambil bagian.
Area Pameran Makin Luas
Salah satu pembaruan penting di GJAW 2025 adalah ekspansi area pameran. Tahun ini, penyelenggara menggunakan Hall 1 hingga Hall 10 di ICE BSD City, sementara sebelumnya pameran hanya memakai Hall 5–10. Luas total area pameran mencapai sekitar 90.000 meter persegi, jauh lebih besar dibanding pameran sebelumnya.
Dengan semakin luasnya ruang pamer, stan-stan peserta bisa lebih leluasa menampilkan produk, termasuk area test drive, peluncuran model, dan zona pameran interaktif lainnya.
Program Menarik Sepanjang Pameran
GJAW 2025 dirancang untuk menjadi pameran otomotif yang paling lengkap, interaktif, dan menghibur di penghujung tahun. Ada 13 program unggulan yang disusun dalam empat tema besar:
-
Test Drive & Ride — Termasuk area Indoor EV Test Drive yang memungkinkan pengunjung mencoba mobil listrik di dalam ruangan ber-AC.
-
Motorsport Program — Atraksi performa kendaraan dan aksi kecepatan tinggi.
-
Community Program — Ruang khusus bagi komunitas otomotif untuk berkegiatan dan saling berinteraksi.
-
Family Program — Area ramah anak dengan perlombaan, permainan keluarga, dan aktivitas hiburan.
Selain itu, beberapa merek otomotif memilih GJAW sebagai momen peluncuran model baru. Contohnya, Changan akan merilis Deepal SO7 dan Lumin EV, sementara Chery akan menampilkan sebuah concept car. Bahkan Toyota menyiapkan dua model BEV (Battery Electric Vehicle) dan satu HEV (Hybrid) untuk debut dunia atau khusus Indonesia dalam acara ini.
Meski diharapkan sukses besar, GJAW 2025 menghadapi sejumlah tantangan. Pertama, kebutuhan pengelolaan kapasitas pengunjung karena area yang sangat luas. Kedua, efektivitas program test drive EV indoor harus bisa memberi pengalaman positif agar konsumen percaya pada mobil listrik. Ketiga, kompetisi antar merek sangat ketat, baik dalam hal promo maupun peluncuran produk baru.
Namun, dengan dukungan Kementerian Perindustrian, sponsor besar seperti Permata Bank, dan antusiasme merek untuk meluncurkan model baru, GJAW 2025 sangat potensial menjadi katalis pertumbuhan penjualan otomotif di akhir tahun. Bila berjalan mulus, target transaksi miliaran rupiah bisa menjadi kenyataan, sekaligus memperkuat posisi GJAW sebagai barometer pasar otomotif nasional.
